Tampilkan postingan dengan label gameonline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gameonline. Tampilkan semua postingan

Tempuh Jalan Damai, Shandy Aulia Masih Pantau Haters !!!

Beberapa waktu lalu, Shandy Aulia menjadi korban dari warganet yang tidak bertanggung jawab. Shandy mendapatkan pesan dari salah satu netizen dengan kata-kata yang kasar.
Mengena pesan berisi ujaran kebencian itu sudah ia laporkan ke pihak berwajib, tak butuh waktu lama akhirnya ia bisa menemukan identitas dari si pengirim pesan yang ternyata adalah seorang wanita. 
Sebenarnya Shandy awalnya tidak terlalu memedulikan komentarpara haters. Namun baru kali ini ia sakit hati saat membaca kata-kata kasar tentang dirinya.
Shandy juga sempat diajak bertemu oleh si pengirim pesan tersebut, namun sampai saat ini ia masih belum mau untuk menemnuinya. Shandy memilih untuk menggunakan media sosialnya daripada harus bertemu. Selama berinteraksi dengan haters tersebut, Shandy memberikan beberapa pertanyaan untuk nanti ia pertanggung jawabkan.
Ketika ditemui di bilangan Tandean, Jakarta Selatan, mengenai pertanyaan yang ia tanyakan apakah sudah terjawab semuanya, ia pun menjawab semua sudah terjawab.
"Terakhir dia sudah bilang, bahwa dia melakukan kesalahan yg sama dia mau bertanggung jawab. Sudah jelas, sudah clear," tutup Shandy.


Playstation Asia Tenggara: Gamer Tidak Akan Terpengaruh Perpindahan Service Provider PSN !!!


Jika Anda termasuk gamer Playstation yang menggunakan akun di wilayah Asia Tenggara, maka Anda sudah pasti akan mendapatkan sebuah e-mail langsung dari Playstation Asia terkait perpindahan Service Provider PSN dari SIE Hong Kong Limited ke SIE Inc yang tentu saja mengejutkan. Tetapi harus diakui, sebagian besar dari kita tentu tidak paham benar kira-kira konsekuensi seperti apa yang harus dipikul dari transfer tanggung jawab yang satu ini, apalagi mengingat region kita memang selalu berada di bawah Hong Kong. Berita baiknya? Terlepas dari email tersebut, kita sebagai gamer Playstation dan konsumen tidak perlu banyak khawatir.

Karena pengetahuan terbatas selalu rentan melahirkan beragam spekulasi. Ada ketakutan bahwa perpindahan service provider PSN dari Hong Kong ke SIE Pusat ini juga akan diikuti dengan kenaikan harga langganan Playstation Plus mengikuti region yang lain. Ada juga yang meyakini bahwa ini juga akan mempengaruhi konten seperti apa yang akan kita dapatkan di Playstation Store nantinya. Tetapi bisa dipastikan bahwa semua ketakutan tersebut tidak beralasan.


SIE Singapore yang bertanggung jawab atas pasar Asia Tenggara menegaskan bahwa tidak ada yang akan berubah secara signifikan. Perpindahan service provider ini tidak akan mempengaruhi gamer sebagai konsumen secara langsung. Email yang Anda dapatkan dari Playstation Asia adalah sesuatu yang harus ditempuh oleh SIE atas nama legalitas semata, bukan untuk mengindikasikan bahwa sebuah perubahan yang besar dan signifikan akan terjadi.




Rumor Penundaan Rilis Devil May Cry 5 Mengemuka !!!


Tahun 2019 sepertinya akan jadi tahun yang “manis” untuk Capcom. Setelah salah langkah untuk waktu yang lama, keputusan untuk mengeksplorasi kembali franchise lawas mereka baik dalam proses remake ataupun seri terbaru tentu saja pantas disambut baik. Setelah Resident Evil 2 Remake di bulan Februari, gamer akan disambut dengan Devil May Cry 5 yang akan membawa cerita Nero dan Dante ke babak yang baru sekaligus memperkenalkan karakter yang baru – V di bulan Maret 2019. Namun kini rumor soal penundaan rilis mengemuka.

Capcom memang belum banyak membangun hype untuk rilis Devil May Cry 5 yang tinggal menunggu setidaknya dua bulan lagi, memicu pertanyaan tersendiri. Namun ada satu yang menarik dari update halaman SteamDB untuknya. Devil May Cry 5 punya 2 halaman SteamDB, satu yang jarang di-update dan satu lagi yang secara konsisten di-update. Halaman yang jarang di-update dengan nama hanya Devil May Cry 5 ini tiba-tiba mendapatkan tambahan tanggal rilis yang kini menulsikan “7 Mei 2019”. Sementara di sisi lain, halaman yang sering di-update tidak menuliskan tanggal rilis apapun.


Spekulasi pun mengemuka. Ada yang percaya bahwa halaman kedua yang mendapatkan update tanggal rilis “7 Mei 2019” ini lebih mengarah pada konten tambahan Devil May Cry 5 – Bloody Palace yang sudah sempat diumumkan sebelumnya. Namun tidak sedikit pula yang percaya bahwa fakta PC dan Playstation 4 belum mendapatkan versi demo sama sekali hingga saat ini sepertinya menjadi bukti tidak langsung bahwa penundaan sepertinya akan terjadi. Belum diketahui jika memang ditunda, apakah ia akan terjadi hanya di versi PC saja atau juga akan memengaruhi versi Playstation 4 dan Xbox One.



Spesifikasi PC untuk Praey for the Gods !!!




Praey for the Gods ?? Beberapa dari Anda mungkin merasa pernah medengar nama game yang satu ini namun berujung melupakannya begitu saja. Beberapa yang lain mungkin justru menjadikannya sebagai salah satu game yang paling diantisipasi untuk tahun ini karena konsep yang hendak ia tawarkan. Sekedar untuk menyegarkan ingatan Anda, Praey for the Gods adalah “jawaban” No Matter Studios untuk game berburu monster raksasa dengan pendekatan gaya gameplay dan sinematik yang sama dengan Shadow of the Colossus. Pertarungan dengan senjata terbatas yang mengharuskan Anda untuk memanjat mereka dan mencari titik kelemahan yang ada. Terdengar familiar?

Daya tarik inilah yang membuat banyak gamer menantikan kehadiran Praey for the Gods itu sendiri. Setelah melewati proses pengembangan yang cukup lama, sang developer – No Matter Studios akhirnya siap untuk membawa game ini langsung ke tangan konsumen. Semuanya akan dimulai dari proses Early Access terlebih dahulu via Steam akhir bulan ini, kemudian diikuti dengan rilis final untuk konsol dan PC sekaligus di tahun 2019 juga namun masih tanpa tanggal rilis pasti.


Minimum Requirements
OS: 64-bit Windows 7
Processor: Intel CPU Core i5-2500K 3.3GHz, AMD CPU Phenom II X4 940
Memory: 6 GB RAM
Graphics: Nvidia GPU GeForce GTX 670 or AMD GPU Radeon HD 7870
DirectX: Version 11
Storage: 8 GB available space
Additional Notes: DirectX 11 is necessary to run the game.

Recommended Requirements
OS: 64-bit Windows 7 or 64-bit Windows 8 (8.1) or Windows 10
Processor: Intel CPU Core i7 3770 3.4 GHz, AMD CPU AMD FX-8350 4 GHz
Memory: 6 GB RAM
Grabphics: Nvidia GPU GeForce GTX 770 or AMD GPU Radeon R9 290
DirectX: Version 11
Storage: 8 GB available space
Additional Notes: DirectX 11 is necessary to run the game.



Analis Ternama Sebut Dev. Kit Playstation 5 Sudah Disebar !!!


Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa dengan usia platform generasi terkini yang semakin menua, para produsen konsol sudah mulai mempertimbangkan untuk beralih generasi. Perpindahan ini sendiri sudah dikonfirmasikan oleh beberapa pelaku industri namun tidak memperlihatkan seperti apa bentuk, spesifikasi, ataupun fitur unggulan seperti apa yang hendak dikejar. Performa yang lebih kuat tentu jadi sesuatu yang pantas untuk kita antisipasi. Sebagai “raja” di persaingan konsol generasi saat ini, tentu saja menarik untuk melihat seperti apa bentuk sang generasi berikutnya – Playstation 5. Menurut salah satu analis ternama, dev.kit-nya setidaknya sudah tersebar di pasaran.

Daniel Ahmad aka ZhugeEx, salah satu analis video game ternama yang memang terbukti punya jaringan di dalam industri game itu sendiri, mengungkapkan informasi terbaru ini.  ZhugeEx menyebut bahwa Sony saat ini sebenarnya punya beberapa judul game yang belum diumumkan ke publik dan rencananya akan dirilis untuk Playstation 4. Namun kini diskusi mengemuka untuk membuat judul-judul ini dipindahkan untuk Playstation 5 atau mungkin, cross-gen dimana ia akan tersedia untuk keduanya.

Ia juga menegaskan bahwa sebagian besar developer First Party (eksklusif) Sony kini sudah mulai beralih mengerjakan game untuk Playstation 5. ZhugeEx bahkan berani mengklaim bahwa ia sudah mendengar bahwa beberapa dev. kit Playstation 5 kini sudah berada di tangan beberapa developer dan sejauh ini ia “mendengar” kabar yang sangat positif darinya. Sayangnya, ia juga yakin bahwa tahun 2019 ini Sony tidak akan berbicara banyak soal Playstation 5.




Penulis Cerita Utama Telltale Bergabung ke Dev. Marvel’s Spider-Man !!!


Mengembangkan sebuah game interactive story memang bukan pekerjaan mudah. Ada konsep seperti yang diimplementasikan oleh Quantic Dream dengan Detroit: Become Human yang memungkinkan gamer untuk mengambil opsi dan berhadapan dengan konsekuensi cabang cerita yang ada, sehingga developer punya kebutuhan untuk memfasilitasi beragam skenario berbeda. Namun ada juga pendekatan ala Telltale Games yang sebenarnya berujung lebih linear, namun menawarkan cerita yang sama kuatnya. Di tengah proses menuju penutupan, banyak talenta Telltale Games yang berujung berpindah ke developer yang lain. Salah satunya adalah mantan penulis cerita utamanya.

Sang penulis cerita utama game Telltale Games – Mary Kenney hadir dengan sebuah berita baik. Bahwa selepas dari karirnya di Telltale, ia kini sudah menemukan “rumah” baru dimana ia akan menggunakan talenta menulisnya, merangkai cerita. Lewat pengumuman Twitter resminya, Kenney resmi berdiri di bawah bendera Insomniac Games, developer di balik seri Ratchet & Clank dan juga game open-world memesona – Marvel’s Spider-Man. Kenney sendiri masih belum mengetahui kira-kira proyek apa yang akan ia bantu  di masa depan, mengingat game seperti Marvel’s Spider-Man misalnya sudah memiliki penulis ceritanya sendiri.



Blizzard Mendadak Matikan Scene Esports Heroes of the Storm !!!


Entah apa yang terjadi dengan Blizzard selama setidaknya, beberapa bulan terakhir ini. Lahir sebagai developer dengan game-game yang selalu ditunggu oleh para fans, nama Blizzard kini justru punya asosiasi yang kuat dengan kritik dan kebijakan yang dipertanyakan. Dimulai dari kasus pengumuman Diablo Immortal di panggung utama Blizzcon, sebuah game mobile di tengah fans yang sebagian besar menjadikan PC dan konsol sebagai platform utama, mereka kini kembali berulah. Tanpa pengumuman atau indikasi sebelumnya, Blizzard kini secara resmi mematikan scene esports game MOBA miliknya – Heroes of the Storm.

Eksis untuk waktu yang sangat lama, pengumuman mengejutkan tersebut muncul dari blog post resmi mereka. Blizzard menyebut bahwa saat ini mereka sudah mengalihkan sebagian besar developer yang sempat bekerja untuk Heroes of the Storm ke proyek game yang lain, namun tidak bicara penuh detail game apa yang mereka maksud. Mereka meyakinkan bahwa tim kecil ini masih akan terus secara aktif mendukung Heroes of the Storm, termasuk menyuntikkan hero, event, dan beragam konten baru di masa depan untuk terus membuatnya hidup.


Lewat pengumuman ini, tidak ada lagi scene esports untuk Heroes of the Storm. Mereka memutuskan untuk membatalkan event utama tahunan – Heroes Global Championship untuk tahun 2019 mendatang dan juga scene secara keseluruhan. Pengumuman ini tentu saja membuat banyak pihak terkait esport Heroes of the Storm mengamuk. Mengapa? Karena percaya atau tidak, alih-alih memberikan sinyal atau pengumuman di belakang layar terlebih dahulu, pembatalan ini datang tiba-tiba. Para pemain professional, tim pro yang sudah mempersiapkan diri, komentator, hingga sekedar Youtuber yang hidup dari konten Heroes of the Storm tidak pernah tahu menahu soal rencana “kelam” Blizzard yang satu ini. Tak ayal, mereka menyuarakan rasa frustrasi mereka soal komunikasi Blizzard yang berantakan.




Game GRATIS Epic Store Bersifat Permanen !!!


Anda yang menjadikan PC sebagai platform gaming utama tentu saja sudah mendengar berita terkait Epic Games Store saat ini. Platform digital milik Epic Games ini memang didesain untuk menyaingi Steam dari Valve dan sejauh ini menelurkan banyak kebijakan yang menguntungkan, baik gamer ataupun developer. Bagi developer, sistem bagi hasil dimana Epic hanya mendapatkan 12% dari setiap penjualan tentu lebih menguntungkan dari Steam yang mengambil potongan hingga 30%. Sementara bagi gamer, masa promosi untuk memperkenalkan Store ini juga dibuka dengan membagikan 1 buah game gratis setiap 2 minggu sekali, mulai dari bulan Desember 2018 hingga Desember 2019 mendatang. Berita baiknya lagi? Sifatnya dipastikan permanen!

Dengan penawaran yang super menggoda ini, banyak gamer yang skeptis bahwa sifat game-game gratis ini akan berujung permanen. Namun konfirmasi Epic Games menghancurkan rasa ragu tersebut. Epic Games menegaskan bahwa selama Anda sudah melakukan proses klaim di 2 minggu saat game-game gratis spesifik tersebut ditawarkan, game tersebut akan terikat dengan akun Epic Anda dan akan bisa diunduh / dimainkan kapanpun Anda inginkan alias permanen. Ia akan menjadi sepenuhnya milik Anda. Penawaran tersebut dibuka dengan Subnautica yang saat ini sudah bisa diklaim dan akan diikuti Super Meat Boy nantinya.




The Outer Worlds Tidak Akan Sebesar Fallout: NV !!!


Obsidian Entertainment memang dikenal sebagai salah satu peracik game RPG barat yang sepak terjangnya, tidak perlu lagi diragukan. Hampir setiap produk yang mereka racik dan lepas ke pasaran selalu dipuja-puji karena kemampuan untuk merangkai cerita, sistem opsi dan konsekuensi yang matang, sekaligus sisi gameplay yang juga menarik di saat yang sama. Obsidian saat ini memang sudah berdiri di bawah bendera Microsoft, namun deal terkait game terbaru mereka – The Outer Worlds sudah berjalan sebelum kesepekatan tersebut terjadi. Sejauh ini, The Outer Worlds terlihat dan terdengar seperti game action RPG ala Fallout bertema luar angkasa yang kita nantikan. Namun ada satu hal lainnya yang harus Anda ketahui untuk mengatur ekspektasi Anda.

Berbicara dengan Kotaku, Obsidian Entertainment menegaskan bahwa dunia dan skala The Outer Worlds tidak akan sebesar Fallout: New Vegas. Anda akan mendapatkan dua buah planet sebagai lokasi utama di game, yang masing-masing mereka akan dibagi ke dalam beberapa wilayah besar. Setiap wilayah akan punya area untuk dijelajahi dan beragam aktivitas yang bisa dijajal akan mengemuka. Obsidian menyebut bahwa The Outer Worlds akan hadir dengan perlakuan yang lebih condong ke arah Star Wars: Knights of the Old Republic II. Untuk saat ini, mereka belum bisa berbicara secara mendetail jumlah area yang bisa dikunjungi.



Arc System Works Kerjakan Game Fighting Granblue Fantasy !!!


Di tangan Platinum Games, nama yang selama ini punya asosiasi kuat dengan game mobile – Granblue Fantasy memang terlihat fantastis. Ia terlihat seperti game action RPG dengan cita rasa anime kental yang siap membawa Anda pada dunia fantasi dengan cerita yang kuat dan visual yang memanjakan mata. Namun game yang berjudul Granblue Fantasy: Relink tersebut bukan satu-satunya yang tengah dikerjakan oleh Cygames. Secara mengejutkan, di event Granblue Fantasy 2018 yang berlangsung kemarin, ada sebuah proyek lain yang tengah diracik oleh developer favorit gamer fighting – Arc System Works.

Benar sekali, Cygames dan Arc System Works akhirnya secara resmi memperkenalkan Granblue Fantasy Versus – sebuah game fighting yang akan menjadikan semesta Granblue Fantasy sebagai basis. Trailer dan screenshot perdana memperlihatkan ciri khas game fighting Arc System Works yang secara visual indah, namun mengusung sistem serangan kombinasi yang juga kaya. Arc System Works menyebut bahwa mereka akan meracik gameplay original untuk mewakili sensasi Granblue yang seharusnya. Beberapa karkater seperti Gran, Katalina,  Charlotta, Lancelot, dan Ferry diperkenalkan.



Akui Review Negatif, The Quiet Man Rilis Trailer Kocak !!!


“Accolades Trailer”, berapa sering Anda mendengar istilah yang satu ini? Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, trailer game seperti ini biasanya dilepas setelah produk tersebut tersedia di pasaran dan ditujukan sebagai highlight dari begitu banyaknya respon dan review positif yang mereka dapatkan. Di sepanjang trailer, Anda biasanya disuguhkan dengan komentar-komentar pujian yang mereka ambil dari ragam situs dan user yang jatuh hati pada game tersebut, sekaligus skor yang berhasil mereka raih. Oleh karena itu, Accolades Trailer baiasanya dirilis hanya untuk game-game yang punya resepsi positif saja.

Namun tindakan cukup gila dilakukan oleh game action terbaru Square Enix yang mendapatkan begitu banyak review negatif dan cacian karena kualitasnya yang berantakan – The Quiet Man. Mereka tiba-tiba merilis sebuah Accolades Trailer yang secara terbuka mengakui beragam review buruk yang mereka dapatkan, bahkan yang menyebut mereka sebagai game terburuk di tahun 2018 ini. Walaupun di akhir, mereka juga menuliskan bahwa beberapa respon tersebut mulai sedikit berubah ketika update “suara” untuk playthrough kedua The Quiet Man ditambahkan.



Makin Murah, Playstation 4 Indonesia Diskon 1 Juta Rupiah !!!


Akhir tahun, libur panjang, dan kesempatan untuk menikmati hasil keringat Anda selama setahun terakhir ini, tidak ada lagi momen yang lebih tepat untuk memanjakan diri Anda sendiri. Bagi Anda yang selama ini memang tertarik untuk membeli mesin gaming karena dukungan game eksklusif yang menggoda, maka Playstation 4 mungkin menjadi opsi yang paling rasional. Dengan dukungan yang mulai aktif untuk pasar Indonesia, event tidak menjadi satu-satunya yang tengah digalakkan oleh Sony Interactive Entertainment Asia. Mereka juga mulai menyuntikkan diskon super menggoda.

Untuk Anda yang tertarik dengan Playstation 4, tidak ada lagi momen yang lebih tepat untuk melirik konsol hitam milik Sony tersebut selain akhir tahun 2018 ini. Mengapa? Karena Sony cukup gila untuk menghadirkan potongan diskon 1 juta Rupiah untuk tiga produk yang dua di antaranya, juga berisikan game di dalamnya. Diskon ini bisa Anda dapatkan langsung di Playstation Authorized Dealer terdekat Anda dengan harga yang kini lebih menggoda.



Respawn Mulai Buka Lowongan untuk Titanfall 3 !!!


Kualitas tidak selalu berujung pada penjualan yang fantastis. Tidak ada bukti lagi yang lebih kuat untuk mendukung pernyataan tersebut selain melihat apa yang sudah terjadi dengan Respawn Entertainment dan Titanfall 2 beberapa tahun yang lalu. Terlepas dari kualitasnya yang luar biasa, keputusan EA untuk merilisnya di tengah persaingan Call of Duty dan Battlefield membuat seri keduanya tidak mendapatkan banyak perhatian. Namun untungnya, terlepas dari angka penjualan yang rendah tersebut, Respawn tetap optimis pada nama Titanfall dan potensinya untuk tampil sebagai franchise FPS yang menjual di masa depan. Sang seri ketiganya bahkan mulai dikerjakan.

Di tengah kesibukan memikul tanggung jawab untuk mengerjakan game Star Wars lainnya dari EA yang saat ini belum memperlihatkan bentuk gameplay sama sekali, Respawn ternyata juga tidak meninggalkan Titanfall begitu saja. Lowongan pekerjaan terbaru memperlihatkan bahwa proses pengembangan seri selanjutnya sudah mulai dilakukan, dengan beberapa posisi seperti Senior Animator dan Build & Release Manager menjadi bagian dari tenaga kerja yang tengah dicari. Namun sayangnya, tidak ada informasi lebih lanjut terkait gameplay seperti apa yang tengah kita antisipasi.



Tarik Diri dari Steam, TWD: The Final Season Pindah ke Epic Store !!!


Terlihat tidak main-main dan memang serius untuk “memakan” porsi pasar Steam yang selama ini tidak pernah bisa ditundukkan, Epic Games melakukan segala cara untuk membuat platform terbarunya – Epic Games Store lebih menggoda. Menawarkan game gratis untuk sepanjang tahun, memberikan porsi bagi hasil yang lebih besar bagi developer, hingga beragam kebijakan lebih pro-konsumen yang dijanjikan akan menjadi ujung tombak untuk mencapai misi yang terdengar mustahil tersebut. Sejauh ini, ia terlihat efektif. Setidaknya beberapa developer berujung merilis game PC mereka hanya via Epic Store dengan beberapa game sudah menarik diri dari Steam. Salah satunya? The Walking Dead: The Final Season.

Game yang sempat nyaris tewas setelah bangkrutnya Telltale Games tersebut hadir dengan keputusan mengejutkan tersebut. Kini berdiri di bawah Skybound Games, The Walking Dead: The Final Season memutuskan untuk menarik penjualannya dari Steam. Ia kini hanya akan bisa dibeli via Epic Store saja. Gamer yang sudah membeli paket lengkap di Steam tetap akan mendapatkannya via Steam untuk sisa 2 episode terakhir, namun gamer pendatang baru tidak akan bisa lagi membelinya via portal digital milik Valve tersebut. Skybound sendiri tidak berbicara banyak soal alasan di balik kebijakan ini.



Jual 10% Saham, Star Citizen Dapat Dana 672 Miliar Rupiah !!!


Game super ambisius yang namanya saja sudah cukup untuk membuat perdebatan antara dua kutub ekstrim – yang optimis dan pesimis mengemuka. Proses pengembangan yang sudah memakan waktu lama tanpa tanggal rilis pasti diikuti dengan dana pengembangan yang terus meroket lewat strategi menjual kapal digital yang ia usung memang mengandung resiko tinggi. Star Citizen bisa berujung menjadi game terbaik yang pernah ada atau penipuan dengan nilai bukan main yang akan membuat banyak pihak mengamuk. Tidak cukup sampai di sana saja, Cloud Imperium Games juga mempersiapkan sebuah game single-player terpisah berisikan banyak bintang Hollywood – Squadron 42. Mereka berhasil mengamankan tambahan dana yang juga tidak sedikit.

Cloud Imperium Games mengumumkan keberhasilan mengunci dana investasi baru bernilai sekitar USD 46 juta atau sekitar 672 Miliar Rupiah dengan menjual sekitar 10% dari saham mereka. Dua anggota direksi ditambahkan, namun kontrol proses pengembangan sepenuhnya masih berada di tangan Chris Roberts. Tambahan dana USD 46 juta ini akan digunakan untuk proses marketing Star Citizen dan Squadron 42 hingga rilis nanti. CIG menyebut bahwa langkah ini diambil untuk memastikan uang dari gamer tidak digunakan untuk sekedar proses marketing saja.




The Outer Worlds – “Fallout Luar Angkasa” dari Obsidian !!!


Ada beberapa nama developer yang punya asosiasi kuat terhadap genre tertentu, dimana ketika nama mereka mengemuka, Anda sudah bisa memahami kira-kira kualitas seperti apa yang pantas untuk Anda antisipasi. Salah satunya adalah Obsidian Entertainment. Developer yang baru saja diakuisisi oleh Microsoft ini memang terkenal lewat banyak game, terutama Pillars of Eternity dan Fallout: New Vegas. Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa developer kawakan yang satu ini tengah mengembangkan sebuah game misterius yang untungnya, akhirnya diumumkan secara publik di The Game Awards 2018. Sambutlah, The Outer Worlds!

Siap mencurihati Anda sejak trailer perdana, ia terlihat seperti sebuah seri Fallout dari Obsidian yang kemudian diaplikasikan ke setting luar angkasa, lengkap dengan sisi humornya. The Outer Worlds akan membawa Anda ke sebuah planet di ujung luar angkasa yang sudah dikolonisasi oleh manusia. Di planet ini, perusahaan-perusahaan raksasa seperti Spacer’s Choice dan Antie Cleo’s mendominasi. Berita lebih menariknya lagi? Proses pengembangan game ini akan dikepalai oleh Leonard Boyarsky dan Tim Cain – otak di balik seri Fallout lawas.


Bertindak sebagai publisher adalah perusahaan baru bernama Private Division yang berdiri di bawa Take-Two Interactive (pemilik 2K Games dan Rockstar Games), yang memang didesain untuk mendukung game-game dengan budget menengah. Deal antara Obsidian dan Private Division ini dikabarkan sudah tercapai sebelum Microsoft resmi membeli Obsidian beberapa waktu lalu.




Dibilang Beruntung Main Drama Bareng Cha Eunwoo, Im Soo Hyang Marah ???

Drama JTBC MY ID IS A GANGNAM BEAUTY meraih kesuksesan yang cukup besar. Serial yang diadaptasi dari webtoon tersebut membuat pemirsa masih tak mau gagal move on dari sosok Do Kyung Suk dan Kang Mi Rae, yang diperankan oleh Cha Eunwoo dan Im Soo Hyang.
Setelah drama berakhir, sang aktris pun meninggalkan karakter gadis mahasiswi baru yang diperankannya tersebut. Im Soo Hyang kembali pada imejnya sebagai wanita dewasa dalam pemotretan bersama Esquire.
Aktris 28 tahun itu pun juga turut membahas soal komentar pemirsa menanggapi dramanya tersebut. Lim Soo Hwang pun membahas komentar yang membuatnya bingung harus menanggapi seperti apa.
Saat Im Soo Hyang dan Cha Eunwoo dikonfirmasi bermain drama bareng, cukup banyak netizen yang berkomentar jika sang aktris beruntung bisa beradu akting dengan bintang yang dikenal karena wajah gantengya itu.
Mendengar komentar netizen ini, Im Soo Hyang pun bingung harus tertawa apa marah saat menanggapinya.
"Banyak sekali komentar yang bisa dipilih, aku nggak yakin. Aku melihat orang-orang berkomentar kalau mungkin saja aku menyelamatkan negara di kehidupan masa laluku. dan sejujurnya, aku nggak tahu harus senang dengan komentar ini, atau aku justru harus marah.


Jose Purnomo Pajang Foto Mesra Dengan Angel Karamoy !!!

Setelah terbuka mengenai hubungan spesial di antara mereka berdua, Jose Poernomo dan Angel Karamoy tidak langsung pamer kebersamaan di media sosial. Meski tidak mengelak, namun mereka berdua sama-sama tak pamer kemesraan di depan umum.
Namun setelah sekian lama, akhirnya Jose menunjukkan fotonya dengan Angel Karamoy di Instagram. Mereka berpose mesra, duduk bersama dengan posisi yang sangat dekat satu sama lain.
Dalam potret tersebut, Jose dan Angel terlihat sangat bahagia. Meski sudah cukup lama pacaran, tetapi aura romantis masih nyata terpancar dari wajah sutradara dan aktris ini.
Sejak awal pacaran dengan Angel Karamoy, Jose tidak berusaha untuk menyembunyikan hubungannya dari publik. Meski masyarakat luas baru tahu setelah ia dan Angel beberapa bulan pacaran, namun teman-teman dekat dan kru di lokasi syuting sudah lama tahu.
Jose menyatakan bahwa hubungannya dengan Angel belum berusia satu tahun. Pernyataan dari Jose ini juga menjadi bantahan rumor Angel menjalin hubungan dengan seorang pria berkepala plontos yang sempat ramai beberapa waktu lalu.


Poppy Putri Helat Ultah Anak Secara Mewah Bernuansa London !!!

Presenter Poppy Putri menghelat acara ulang tahun pertama pertamanya, Athar secara meriah di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Terlihat Poppy mendesain acara tersebut dengan nuansa London lantaran punya kesan tersendiri bagi dirinya dan sang suami, Dato Rahim.
"Konsepnya London. Kenapa London? Karena di sana salah satu tempat honeymoon saya dan suami. Pas dikasih tahu positif hamil juga kita pas di London," ucap Poppy Putri, di sela acara.
Poppy dalam acara hut anaknya yang pertama juga turut mengundang beberapa teman-teman artis ibukota, seperti Ussy Sulistyawati, Poppy Bunga, Shinta Bachir, Intan RJ, Eddies Adelia, Reisa Broto Asmoro, dan lain-lain.
"Ini perayaan ulang tahun pertama. Kita pilih di hotel karena tempatnya lega, bisa lebih dekat sama keluarga, untuk tahun berikutnya enggak tahu kayak gimana," kata Poppy Putri.
Untuk ukuran bocah berusia satu tahun, acara tersebut terbilang sangat meriah. Namun baik Poppy maupun Dato menganggap hal tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan kasih sayang pada anak mereka. Tentunya, keduanya berharap agar putranya kelak menjadi anak yang berbakti dan bisa membanggakan mereka.


Gaya Stylish Prilly Latuconsina di Milan, Hadiri Event Fashion & Jalan-Jalan !!!

Prilly Latuconsina merupakan salah satu bintang tanah air yang begitu populer. Bukan hanya karena karya-karyanya, aktris cantik yang satu ini juga sering kali menarik perhatian dari penampilannya.
Dalam berbagai kesempatan, Prilly kerap tunjukkan gaya berbusana yang fashionable. Karena itu pula tak heran jika ia mendapatkan undangan untuk menghadiri event fashion di Milan!
Yup, sempat datang ke sebuah fashion show pekan mode, Prilly juga menghabiskan waktunya di sana dengan jalan-jalan. Tentunya, ia juga sempat pamerkan sederet busana stylish yang ia kenakan selama di sana.
Belakangan ini, Prilly Latuconsina memang nampaknya tengah menikmati momen perjalanannya ke luar negeri. Setelah sempat ke Amerika dan bertemu aktor Noah Centineo, kini Prilly sempat terbang ke Milan. Saat berada di sana, aktris cantik tersebut tampil kece dengan deretan busana yang ia kenakan.
Kehadiran Prilly ke salah satu kota di Italia tersebut ternyata untuk menghadiri event dari Max Mara untuk Milan Fashion Week. Tak heran memang kalau bintang film DANUR tersebut mendapatkan kesempatan tersebut. Dalam setiap kesempatan, Prilly selalu tampil fashionable dengan busana dan aksesoris cantik.
Dalam momen fashion show tersebut, bintang kelahiran Tangerang tersebut memilih tampil dengan gaya yang chic. Prilly tampil begitu cantik mengenakan kaus hitam yang dibalut outer unik. Untuk bawahan, ia memilih celana chino yang warnanya senada dengan outer tersebut. Selain itu, Prilly juga memakai sepasang sepatu strap heels dan handbag hitam simple.